Fakta Varian Delta「Online casino ranking」, Mutasi Corona Penyebab 95 Persen Kasus Covid

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:Taruhan menonton bola

BOnline caOnline casino rankingSino rankingaca juga: LIPI: Kemungkinan Lonjakan Kasus Covid-19 di Indonesia karena Varian Delta

SOnlinOnline casino rankinge casino rankingeperti yang dilaporkan NPR, Sabtu (15/7/Online casino ranking2021), varian delta 225 persen kali lebih mudah menular daripada strain SARS-CoV-2 asli.

Varian Delta sangat menular dan merupakan varian paling menular di dunia saat ini.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Daftarkan email

KOMPAS.com - Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menemukan lebih dari 95 persen kasus Covid-19 di Indonesia adalah varian Delta.

"Berdasarkan data yang ada, terbukti bahwa lonjakan kasus yang terjadi di Indonesia disebabkan oleh paparan virus SARS-CoV-2 varian delta," ujar Sugiyono dikutip dari ANTARA, Sabtu (17/7/2021).

"Jika dilihat dari data GISAID yaitu data genom SARS-CoV-2 yang berhasil di-sequencing dan diidentifikasi selama tiga pekan terakhir, lebih dari 95 persen merupakan varian Delta dan sisanya adalah varian Alfa dan varian lokal Indonesia," tambah Sugiyono.

"Jika Anda tetap tidak divaksinasi, Anda berisiko tertular."

Dilansir dari Kompas TV, Minggu (18/7/2021), temuan ini berdasar penelitian yang dilakukan laboratorium Bio Safety Level (BSL) 3 LIPI dengan melakukan pengambilan sampel selama delapan hari terhitung dari tanggal 10-18 Juni 2021.

Inilah yang perlu diketahui tentang varian yang menyebar cepat dan cara tetap aman dan melindungi orang lain.

Tetapi jika Anda sudah divaksinasi, seberapa besar risiko terinfeksi dan apa saja tindakan pencegahan yang diperlukan?

Berkaitan dengan varian Delta ini, Direktur CDC Dr. Rochelle Walesky mengatakan bahwa orang yang tidak divaksinasi lebih berisiko tertular Covid-19.

"Ini menjadi pandemi bagi mereka yang tidak divaksinasi," kata Direktur CDC Dr. Rochelle Walensky pada briefing hari Jumat.

1. Seberapa jauh varian Delta lebih menular?

Ketua Tim Pengurutan Genom Menyeluruh (Whole Genom Sequencing/WGS) SARS-CoV-2 LIPI, Sugiyono Saputra membenarkan bahwa lonjakan kasus Covid-19 di Indonesia disebabkan oleh varian delta.