Fakta Unik Samu「Baccarat Crystal」dra Arktik, Samudra Terkecil di Dunia

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:Taruhan menonton bola

Satu stuBaccarat CrystaldBaccarat Crystali pada 2016 mBaccarat CrystaleBaccarat Crystalngungkapkan jika pada 2040, kapal akan bisa berlayar lewat perairan terbuka menuju Kutub Utara, karena hilangnya es secara terus menerus.

Samudra Arktik terletak di belahan Bumi bagian utara. Di antara kelima samudra, Arktik menjadi samudra paling kecil di dunia. Mayoritas permukaannya tertutupi es laut sepanjang tahun.

Apabila air samudra semakin hangat, para ilmuwan memperkirakan jika hal itu dapat melukai satwa liar. Karena mereka memanfaatkan es untuk mencari makanan dan berburu.

Samudra Arktik memiliki luas 14,06 juta kilometer persegi atau sekitar 8 persen dari total luas Samudra Pasifik, yang menjadi samudra terbesar di dunia. Tota luas samudra terbesar ini mencapai 165,2 juta kilometer persegi atau hampir setara dengan satu per tiga wilayah bumi.

Es laut yang menghilang tidak hanya membahayakan penghuni Arktik dan seisi samudra, tetapi juga mengubah pola cuaca di seluruh dunia.

KOMPAS.com - Dunia memiliki lima samudra, yaitu Antartika, Pasifik, Hindia, Arktik dan  Atlantik. Di antara kelimanya, Arktik menjadi samudra terkecil di dunia.

Beruang kutub dan walrus bisa ditemui di area permukaan Samudra Arktik yang tertutupi es. Sedangkan di bagian airnya yang dingin, banyak organisme kecil, seperti plankton, ganggang serta bakteri yang menjadi dasar rantai makanan Arktik.

Sehingga es yang barus saja terbentuk tidak dapat bertahan dan akhirnya hilang mengikuti arus laut dan angin.

Baca juga: Nama 5 Samudra di Dunia

Baca juga: Apakah di Laut Hitam ada Kehidupan?

Baca juga: Mengapa Laut Hitam Disebut Laut Hitam?

Dalam situs NOAA’s National Ocean Service, disebutkan jika Samudra Arktik memiliki kedalaman rata-rata sekitar 3.953 kaki atau 1.204 meter. Untuk titik terdalamnya, berada di kisaran 18.264 kaki atau 5.566 meter.

Dikutip dari National Snow and Ice Data Center (NSIDC), usia es dikatakan muda jika tingkat ketebalannya masih tipis dan usianya belum mencapai tahunan. Sedangkan es dikatakan tua, jika usianya sudah lebih dari empat tahun dan tergolong tebal.

Hal ini bisa terjadi karena secara historis, Samudra Arktik menjadi tempat pembentukan dan pertumbuhan es. Namun, karena faktor angin dan arus laut, es tersebut akhirnya terdorong ke perairan hangat dan akhirnya mencair.

Peta Samudra Arktik yang menunjukkan Kutub Utara

Dilansir dari WWF, ilmuwan memperhitungkan jika luas Samudra Arktik 1,5 kali lebih besar dibanding Amerika Serikat. Walau lebih besar, tetapi ukuran samudra ini masih menjadi yang paling kecil di antara kelima samudra.

Melansir dari situs National Geographic, perubahan iklim yang terjadi, membuat Samudra Arktik menjadi lebih hangat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Daftarkan email

Organisme kecil tersebut mengubah karbon dioksida menjadi bahan organik yang pada akhirnya menjadi makanan ikan kecil hingga paus kepala busur besar.

Pada bagian dasar samudra, ada anemon laut, karang serta bunga karang sebagai penghuninya. Penghuni dasar samudra ini mendapat makanannya dari makhluk di bawah es yang mati dan tenggelam.

Selama tahun 1980-an, es berusia tua menutupi hampir sebagian besar wilayah Samudra Arktik atau sekitar dua juta kilometer persegi.

Namun, sejak 2019, populasi es tersebut menurun. Es berusia tua hanya menutupi 91 ribu kilometer persegi atau sekitar 1,2 persen dari total luas samudra ini.

Hampir seluruh area permukaan samudra ini tertutupi es. Suhunya tidak pernah naik di atas titik beku dan samudra ini tidak pernah tandus. Es yang mencair akan membentuk kolam di atasnya, menjadi tempat tinggal bagi sejumlah organisme.